Mengenal Pembaharuan Karismatik Katolik

Kamus Teologi mendefinisikan kata “Karismatik” sebagai berikut:

“Dalam arti umum, semua umat Kristiani yang dipanggil dan menerima rahmat Allah disebut karismatis. Secara lebih khusus sebutan ini dipakai untuk orang-orang yang menerima karunia khusus Roh Kudus, seperti misalnya hidup selibat (1Kor. 7:7), kuasa membuat mukjizat, membedakan roh dan berbahasa roh (1 Kor.12:10)”

Kata “Karismatik” bisa diartikan dalam 3 cara:

1. Dalam dunia sekuler: Karismatik adalah seseorang yang hangat, mudah bergaul dan menarik perhatian. Kita mengatakan seseorang yang karismatis adalah orang yang memiliki “karisma”.

2. Dalam Alkitab: Alkitab menggunakan istilah karismatik untuk menunjukkan karuniaNya kepada manusia. Secara umum, setiap umat Kristiani adalah karismatik, karena keselamatan adalah merupakan karunia ilahi. Dalam arti yang lebih sempit, karismatik merujuk pada berbagai karunia atau karisma dari Roh Kudus.

3. Dalam identitas kelompok: Kata karismatik dalam kelompok (persekutuan doa) menunjukkan sebuah kategori bagi umat Gereja yang merindukan bekerjanya kembali  berbagai karunia Roh Kudus di dalam Gereja Katolik. Gerakan Pembaruan Karismatik Katolik adalah suatu bentuk gerakan yang sifatnya independen  (tidak terikat oleh struktur formal Gereja Katolik) – walaupun demikian gerakan ini diakui sebagai bagian dari Gereja Katolik sejak Konsili Vatikan II.

Sebuah organisasi dibentuk untuk membantu sebagai fasilitator berbagai persekutuan doa yang bermunculan di seluruh dunia. Organisasi ini disebut dengan ICCRS atau International Catholic Charismatic Renewal service, yang pada periode saat ini dipimpin oleh seorang wanita awam Katolik bernama Michele Moran. ICCRS berkedudukan di Roma.

Dari 1.000.000.000 (satu milyar) umat Katolik di seluruh dunia, diperkirakan saat ini ada sekitar 100.000.000 (seratus juta) orang yang telah menerima “Baptisan Dalam Roh” dan mereka juga adalah orang-orang yang menjadi bagian dari bidang pelayanan ICCRS selama 20 tahun terakhir ini.

Tujuan pokok dari Pembaruan Karismatik Katolik

  • Menolong umat Kristiani yang mengalami kerinduan untuk mengalami suatu Baptisan dalam Roh Kudus.
  • Dengan istilah ini dimaksudkan pengalaman pribadi rahmat pemuridan Kristus, yaitu kasih yang berkobar dan komitmen yang besar kepada Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhan pribadinya, kepercayaan seperti anak-anak kepada Allah Bapa, suatu keterbukaan terhadap bimbingan dan karunia-karunia Roh Kudus dan komitmen yang hangat kepada Tubuh Kristus, yaitu Gereja.
  • Menolong umat Kristiani  agar memahami dan mempergunakan karunia karismatis, yang merupakan sumber kekuatan bagi orang Kristiani dalam melaksanakan tugas perutusan mereka dan dalam perjalanan mereka menuju kekudusan.
  • Menolong umat Kristiani untuk menermukan keindahan dan kuasa doa, baik doa kolektif maupun doa pribadi, dengan tekanan khusus pada doa pujian, doa syafaat yang penuh iman dan ikut serta dalam pertermuan doa mingguan bersama- sama dengan saudara-saudara seiman.
  • Menggerakkan semangat evangelisasi dalam kuasa Roh Kudus (meliputi reevangelisasi atau penginjilan kembali orang- orang yang sudah dibaptis, penginjilan orang-orang non Kristiani dan penginjilan kebudayaan dan struktur-struktur sosial), dengan mewartakan Injil dalam kata dan perbuatan dan dengan memberikan kesaksian tentang Yesus Kristus melalui kesaksian pribadi dan karya-karya iman serta keadilan. Setiap orang Kristiani dipanggil kepada karya- karya iman dan keadilan ini, serta kesaksian pribadi.
  • Memupuk pertumbuhan yang terus menerus dalam kekudusan melalui pengintegrasian hal-hal yang penting dalam karismatik ini dengan kehidupan yang penuh dari Gereja, melalui partisipasi dalam kehidupan sakramental dan kehidupan liturgis, penghargaan terhadap tradisi doa dan spiritualitas Katolik, pendidikan yang terus menerus dalam doktrin Katolik, dan partisipasi dalam rencana pastoral Gereja local (bersambung….Vincentius Aris)