Refleksi

Saat Kemah Suci jaman Nabi Musa dibuat di antara Kemah Pertemuan dengan mezbah Pembakaran Ukupan yang terletak di pelataran terdapat Bejana Pembasuhan( Keluaran 38:8 ). Bejana ini terbuat dari tembaga yang berisi air bagi para pelayan perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan. Fungsinya jika seorang mau masuk ke Kemah Pertemuan maka dia harus membasuh dirinya di Bejana Pembasuhan. Sambil membasuh dirinya dari “kekotoran”, orang tersebut bisa bercermin, memandang dirinya.  Ini berarti seorang yang mau menghadap Tuhan untuk bertemu dalam jiwa-Nya dengan Sang Pencipta harus punya waktu teduh ber- “refleksi”. Ini merupakan cermin pantulan jiwanya sejauh mana dia berjalan bersama Tuhan.

Setelah membersihkan diri di bejana pembasuhan baru bisa membakar ukupan yaitu menaikkan doa syukur dan permohonan ke pada Allah. Pemazmur dalam Mazmur 23:2 mengatakan DIA membimbingku ke air yang tenang. Dia menyegarkan jiwaku ( dalam terjemahan yang lain : Dia memperbaharui Jiwaku ). Artinya dalam refleksi batin yaitu dalam keheningan batin kita menemukan pembaharuan batin karena bertemu dengan Yang Ilahi Sumber Air Hidup.

Setelah berjalan setengah tahun menapaki tahun 2013 ini ada baiknya kita semua masuk dalam keheningan batin dan mulai ber ” refleksi ” melihat di kedalaman batin sejauh mana perjalanan iman kita dan hubungan kita dengan Sang Tritunggal Maha Kudus yaitu Bapa Putera di dalam Roh kudus. Dalam dialog batin tersebut kita akan melihat dengan jernih sejauh mana perubahan yang kita perlukan agar hidup kita semakin seperti Yesus. Kumau sperti-Mu Yesus di sempurnakan selalu, dalam setiap jalanku memuliakan Nama-mu.

Berikut pendapat beberapa umat tentang kata ini:

Ibu Grace Gracia – Lingkungan Cicendo: Refleksi iman menurut saya adalah jika kita melakukan sesuatu, sekecil apapun…kita harus tau dan percaya bahwa Tuhan ikut campur tangan di dalamNYA. Dalam refleksi itu kita temukan hal tersebut di atas. Karena sebagai orang percaya, kita tahu Rancangan Tuhan adalah damai sejahtera bukan rancangan kecelakaan.

Ibu Yiyin -team Meditasi Cinta kasih Ilahi:
Refleksi itu suatu kilas balik yang membuat diri kita menyadari bahwa dengan melihat dan merenungkan masa yang telah lewat, membuat langkah di masa depan untuk menjadi lebih baik dan semakin menghayati apa rencana Tuhan yang sesungguhnya. Itulah yang harus dijalani tanpa banyak mengeluh dalam memikul salib kehidupan ini.

Bpk Yohanes Herman Wienarto – Lingkungan Mulyasari:
Bagaimana melaksanakan iman dalam kehidupan / pengejawantahan / perbuatan kita sesuai dengan keyakinan iman kita kepada Kristus Tuhan..