Opini Umat

Ada kisah dari seorang budak yang diperjual belikan di pasar budak. Diperlakukan seperti hewan, tanpa daya para budak dinilai fisik & kemampuannya. Akhirnya ia dibeli oleh seorang Tuan. Setelah dibeli biasanya sang budak di beri tanda kepemilikan sang tuan pemiliknya berupa materai. Tapi anehnya Tuan ini memperbolehkan dia bebas menentukan nasipnya. Maka sebagai rasa terima kasih mantan budak tersebut mengabdikan diri pada Tuan yang telah menebusnya dengan cuma-cuma memberi kebebasan yang dia impikan. Mantan budak itu justru enggan pergi dari rumah tuannya, sebaliknya dengan sadar mau mengabdikan diri pada Sang Tuan dengan kehendak bebasnya. Hidup bebas sebagai sesama yang mengabdikan diri dalam rumah “sang tuan” bukan sebagai budaknya. Nantinya sang mantan budak ini menjadi tokoh yang akan menolong sang mantan majikannya.

Jesus telah membebaskan kita dari perbudakan dosa. Kita yang tadinya hidup dalam perbudakan dosa, dimerdekakan-Nya. Hidup dalam kebenaran, menjadi hamba kebenaran. ( Roma 6:18 ) Kita menjadi kawan sekerja Allah dalam mewartakan kabar gembira, kabar kebenaran, kabar pembebasan.

Berikut beberapa pendapat umat tentang kata ” Born free “:

Bapak Ernest – Lingkungan Bima Kresna: Dilahirkan dalam kebebasan, di alam yang penuh dengan kebebasan. Merdeka dari belenggu dosa

Sdri Veronica Ida S – Lingkungan Sukaraja :D ilahirkan secara bebas, Lahir dalam kebebasan.

Ibu Petra Weni – Lingkungan Sukadamai :Lahir kembali dalam kebebasan.

Dennis ( OMK ) : Kebebasan itu pada hakekatnya sudah dimiliki oleh setiap manusia sejak lahirnya. Kebebasan bukanlah hadiah atau hibah dari siapapun, melainkan merupakan bagian yang integral dari eksistensi setiap manusia sejak awal terciptanya. Implikasinya,  merenggut kebebasan yang dimiliki seseorang menyebabkan orang tersebut tidak lengkap. Karena kebebasan berarti manusia memiliki kuasa, dan dari kuasa timbullah tanggung jawab (with great power comes great reaponsibility). Tanggung jawab manusia adalah membatasi kebebasan yang dimilikinya.

Tasha (OMK Pandu) : lahir bebas. Itu artinya setiap manusia bebas ngapain aja asal masih dalam batasan nilai dn norma sosial gitu.. Terus teh pokoknya ga ada yang berhak ngatur jalan hidup kita. My life my rules.

 

Tags: