OIKOUMENE dengan Wanita Katolik RI Pandu

Kebersamaan akan terjalin dengan baik, jika dipelihara dan dirawat dengan baik. Demikian pula halnya dengan kami Wanita Katolik dan Kristen. Untuk menjaga kebersamaan yang sudah terjalin selama ini, kami secara rutin setiap dua bulan sekali mengadakan Oikoumene, doa dan pujian bersama, yang tergabung dalam persekutuan Gereja Indonesia Wilayah Jabar Sector IV. Gereja Katolik yang masuk da lam sector IV, yaitu Waringin, Laurentius, Pandu dan Stasi Sukawarna, yang lainnya Kristen. 

Bulan September ini WKRI Pandu kebagian untuk menjadi tuan rumah doa dan pujian yang diadakan pada hari Selasa, 16 September 2013, pukul 16.00, bertempat di aula Pandu. Sebagai tuan rumah kami harus mempersiapkan ibadat, ruangan, dan komsumsi yang baik, agar tidak mengecewakan tamu yang hadir. Sore itu yang hadir cukup banyak, sekitar 120 orang, dari sekitar 10 gereja.

Memberi dalam kekurangan, itulah tema yang kami ambil untuk Oikoumene, Ibadat disusun mengikuti tata cara Katolik, dipimpin oleh Pastor Tinus OSC. Yang menarik sebelum homili dimulai, Pastor Tinus OSC mengajak umat untuk mendapatkan roh dari Oikoumene dengan menyapa kanan, dan kiri kita dengan menjabat tangan dan berkata kamulah kekuatanku, suasana berubah jadi hangat. Dalam homilinya Pastor Tinus mengingatkan kita semua, tentang teladan iman yang Yesus ajarkan kepada murid-muridnya dan kita semua. Yaitu mengenai seorang janda yang memberi dari kekurangannya, bahkan memberikan seluruh nafkahnya. Itu menunjukan iman yang total.

Oikoumene ini mempunyai keunikan, karena berpindah dari satu gereja ke gereja lain, dan masing-masing gereja memiliki ciri khas masing, misalnya di Gereja Hok Im Tong, mereka menggunakan bahasa Tionghoa, disertai penterjemahnya. Kami memang ada perbedaan, tapi disatukan dalam Kristus sebagai mitra kerja dan saling mendukung, demikian sambutan dari ketua WKRI Pandu Ibu Henny H.

Ibadat ditutup dengan doa penutup dan berkat dari Pastor Tinus OSC, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama.

(Janty Trisnawati K)