Pastor Warhadi Berulang Tahun

Meski kurang sehat, Pst Warhadi tetap bersyukur dan bergembira

Meski kurang sehat, Pst Warhadi tetap bersyukur dan bergembira

Rabu 29 Januari 2014 adalah saat yang bersejarah bagi Pastor Tarcisius Warhadi Hs., OSC. Hari ini Pastor berulang tahun yang ke-58. Sejak siang terlihat sudah ramai di ruang makan biara, komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi yang didampingi Pastor Warhadi tampak hadir, mendoakan dan bersantap siang bersama, hadir pula para pastor yang tinggal di seputar Keuskupan Bandung.

Pastor yang biasanya cerah, agak mendung. Ternyata Pastor kurang enak badan. Salah satu umat bertanya, ” Bagaimana keadaannya Pastor ?”. Pastor menjawab, ” Baik”. Lalu umat tersebut meneruskan, “Ah selalu menjawab begitu, besok ke dokter ya Pastor”. ” Kita lihat saja besok “, demikian Pastor menjawab sambil tersenyum, rupanya beliau tidak ingin membuat umat khawatir .

Tidak terasa sore pun tiba,  seksi Rumah Tangga tampaknya mengetahui bahwa akan datang rombongan dalam jumlah besar. Rupanya warga stasi bersama St.  Theodorus Choir. Dengan segala bekal rupanya disiapkan juga kado spesial yaitu beberapa lagu diantaranya: Many Gifts One Spirits, Bapa Kami, Ave Maria I’m Gonna Sing, Manuk Dadali . Koor stasi bernyanyi setelah umat yang hadir bersantap malam bersama.

“Bagaimana kesan Pastor Yoyo terhadap Pastor Warhadi ?tanya saya kepada Priorat Salib Suci Pandu, Pastor Yoyo Yohakim OSC. ” Pastor Warhadi yang saya kenal sebagai pribadi orang yang baik,  sederhana, punya hidup doa yang bagus.” ujarnya. “Dalam karya pastoral menunjukkan komitmen yang baik sehingga berusaha untuk setia pada tugas pelayanan yang dipercayakan kepadanya. Kerelaan hati,  untuk melayani, rajin itulah tentu yang menjadi warna dari kehidupan Pastor Warhadi”, imbuhnya kemudian.
Ketika ditanyakan tentang kesibukan Pastor Warhadi akhir-akhir ini di Stasi sehubungan dengan pembangunan Rumah Stasi, ia menjawab bahwa setiap pastor punya kesibukannya masing-masing, hanya sejauh mana kesibukan itu sungguh sesuai dengan tugas tanggung jawabnya. “Bila ditempatkan dalam kerangka pelayanan ia tidak meningalkan identitas dirinya sebagai biarawan, religius yang terikat pada hidup bersama di komunitas bersama pastor yang lainnya” jelas Pastor Yoyo yang pernah bertugas bersamanya di Karawang,
Pastor Warhadi ingin agar pembangunan berjalan lancar sesuai dengan target waktu yang ditentukan, sesuai pula dengan anggaran sehingga pekerjaan efisien. Maka hal ini menunjukkan komitmen Pastor Warhadi agar Rumah Stasi mendapatkan yang terbaik. Tetapi sesungguhnya semangat seperti itu bukan untuk bangunan fisik tetapi yang diharapkan adalah berusaha membangunkan umat agar bersemangat dalam karya pastoral di stasi. Sehingga banyak umat terlibat, merasa memiliki, tersapa dan terjangkau oleh pelayanan stasi. Itu sebenarnya yang ingin diberikan oleh Pastor Warhadi.
Selanjutnya Pastor Yoyo menyampaikan bahwa ia berharap agar semangat Pastor Warhadi tidak kendur dan berkembang bukan hanya untuk wilayah Stasi namun juga untuk pelayanan pastoral Paroki Pandu umumya.

( Wiwit)

Segenap umat yang bergabung dalam koor datang memeriahkan suasana malam itu

Segenap umat yang bergabung dalam koor datang memeriahkan suasana malam itu

Umat paroki Pandu saling beramah tamah di hari yang berbahagia ini

Umat paroki Pandu saling beramah tamah di hari yang berbahagia ini