Misa Syukur 17 Th Adorasi Ekaristi Abadi Pandu: “Wadah Kasih Tuhan”
Jumat, 11 September 2026 | Pukul 11.00 WIB | di Gereja Bunda Tujuh Kedukaan, Pandu |Pemimpin Misa: Pst. Yohanes Surono, OSC
Adorasi Ekaristi menjadi momen istimewa bagi umat untuk datang kepada Tuhan dalam keheningan, membuka hati, dan membiarkan kasih-Nya memenuhi kehidupan. Dalam semangat inilah, Adorasi Ekaristi Abadi Pandu merayakan 17 tahun perjalanan iman melalui Misa Syukur yang mengusung tema “Wadah Kasih Tuhan.”
Kita adalah wadah yang kosong, dan Tuhanlah yang mengisinya dengan kasih-Nya. Dalam keheningan adorasi, kita diajak untuk datang kepada-Nya dengan hati yang terbuka, menyerahkan segala beban, serta membiarkan kasih, damai, dan pengharapan-Nya memenuhi diri kita.
Ketika kita memberi ruang bagi Tuhan untuk hadir dan bekerja dalam kehidupan, Ia memenuhi hati kita dengan kasih yang tidak pernah habis. Kasih itulah yang menguatkan kita dalam menghadapi tantangan, menumbuhkan harapan di tengah kesulitan, dan menggerakkan kita untuk berbagi kebaikan kepada sesama.
Yesus bersabda:
“Akulah roti hidup. Barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.”(Yohanes 6:35)
Sabda ini mengingatkan kita bahwa Kristus adalah sumber kehidupan sejati. Dalam Ekaristi, kita menemukan kehadiran dan kasih-Nya yang senantiasa menopang perjalanan iman kita. Melalui adorasi, kita belajar untuk semakin dekat dengan-Nya, mendengarkan suara-Nya dalam keheningan, serta membiarkan hidup kita dibentuk oleh kasih-Nya.
Perayaan 17 tahun Adorasi Ekaristi Abadi Pandu menjadi kesempatan untuk kembali bersyukur atas penyertaan Tuhan sekaligus memperbarui komitmen untuk terus menyediakan ruang bagi-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Sebab, hati yang dipenuhi kasih Tuhan tidak berhenti pada dirinya sendiri, tetapi dipanggil untuk menjadi saluran berkat bagi orang-orang di sekitarnya.
Mari terus menjadi wadah kasih Tuhan, agar melalui hidup kita, semakin banyak orang mengalami kasih, damai, dan pengharapan-Nya.
Biarkan Tuhan mengisi hati kita, agar hidup kita menjadi berkat bagi sesama.
Adeka





Comments